Pentingnya Menumbuhkan ‘Good Habit’ di Bangku Sekolah
Halo, Sobat Cipres! Pada artikel kali
ini kita akan sama-sama membahas mengenai apa
itu ‘Good Habit’, bagaimana cara
membiasakannya serta seberapa penting sih memiliki ‘Good Habit’ utamanya bagi pelajar dan mahasiswa yang masih berada
di bangku sekolah?
Sebelumnya, kata ‘Habit’ atau yang dalam Bahasa Indonesia diartikan
sebagai kebiasaan, tentu
bukan hal asing lagi untuk kita dengar. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kebiasaan adalah sesuatu
yang biasa dikerjakan dan sebagainya atau dapat diartikan
pula sebagai pola untuk melakukan
tanggapan terhadap situasi tertentu yang dipelajari oleh
seseorang dan dilakukan secara berulang untuk hal yang sama. Sadar atau tidak, kebiasaan memiliki pengaruh yang
sangat penting bagi kehidupan seseorang. Perlu
diketahui pula bahwa kebiasaan rutin yang diterapkan secara konsisten
dalam kurun waktu tertentu dapat
berpengaruh terhadap pembentukan karakter dan perkembangan kepribadian seseorang. Oleh sebab itu, jangan heran
jika Sobat Cipres menemukan beberapa orang yang memiliki kepribadian mirip akibat sering bersama dan berinteraksi satu dengan yang lain.
Pada umumnya, kebiasaan-kebiasaan seseorang pun dinilai dapat menjadi faktor pendukung kesuksesannya di masa depan. John C. Maxwell pernah berkata, “I can predict the long term outcome of your success if you show me your daily habits.” Dari kalimat tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa ‘Masa Depan’ seseorang dapat dengan mudah ditebak lewat kebiasaan-kebiasaan yang ia lakukan dalam kesehariannya. Menurut John, wajah masa depan seseorang bergantung dari kebiasaan (habit) harian yang dilakukan sekarang. Wah, ternyata sebegitu pentingnya ya habit menurut John. Kalau menurut Sobat Cipres gimana nih, setuju juga nggak sih dengan kalimat yang dikatakan John C. Maxwell?
Setelah mengetahui pentingnya keberadaan
habit bagi seseorang, lalu seberapa
jauh sih kebiasaan dapat membentuk
kepribadian seseorang? Menurut
teorinya kebiasaan terbentuk dari enam tahapan yaitu proses
berfikir, perekaman, pengulangan, penyimpanan,
pengulangan kembali, dan kebiasaan (Siagian, 2012). Pada tahap proses
berfikir seseorang akan memikirkan sesuatu, lalu memberi perhatian dan berkonsentrasi pada suatu hal tersebut. Selanjutnya, tahap perekaman adalah
pada saat seseorang
berfikir tentang suatu hal dan otak akan bertugas untuk merekamnya. Dalam tahap pengulangan, seorang ingin bertindak untuk
mengulang perilaku yang serupa dan mendapatkan rasa yang sama seperti
sebelumnya. Setelah melalui
proses pengulangan, seseorang
akan menyimpan ingatan
tersebut dalam otak dan
menghadirkannya setiap kali menghadapi kondisi yang sama. Terakhir adalah tahap pengulangan kembali, dalam tahap ini
secara tidak disadari seseorang mengulang kembali perilaku yang tersimpan kuat di dalam alam bawah sadarnya yang kemudian berulang
terus- menerus secara
konsisten membentuk kebiasaan.
Oleh karena itu, pembiasaan diri untuk
memiliki kebiasaan baik sejak kecil sangat diperlukan nih Sobat Cipres utamanya sejak berada di bangku sekolah.
Sebab kebiasaan baik yang senantiasa rutin kita terapkan,
secara tidak langsung
akan mempengaruhi pola kehidupan
kita pada satu jenjang diatasnya. Ibarat pada
bangku Sekolah dasar hingga menengah
atas kita menanamkan kebiasaan untuk selalu hadir tepat waktu dengan pakaian rapi ke sekolah, maka pada saat kita
menjadi mahasiswa nanti kebiasaan tersebut akan melekat dan menjadi hal aneh apabila tidak kita lakukan. Begitu
pula ketika kita menjadi mahasiswa misalnya,
apabila kita konsisten untuk tidak
menunda-nunda pekerjaan maka hal tersebut akan terbawa hingga lulus dan
nantinya akan memudahkan kita sewaktu berada di lingkungan kerja.
Lantas, menurut Sobat Cipres darimanakah kita dapat memulai kebiasaan-kebiasaan baik, utamanya bagi Sobat yang masih menjadi seorang pelajar ataupun mahasiswa? Yuk simak beberapa kebiasaan baik yang dapat Sobat Cipres terapkan berikut:
1. Mencatat setiap tugas
Sebagai seorang pelajar ataupun mahasiswa tentu mendapat setumpuk
tugas dari guru
atau dosen bukanlah hal yang asing lagi. Banyaknya tugas yang diberikan
oleh guru atau dosen pun tak jarang
pasti akan membuat Sobat Cipres bosan dan malas mengerjakan tugas. Reaksi
malas tersebut membuat
sebagian besar dari kita melupakan
tugas yang telah diberikan
oleh guru ataupun dosen. Padahal, perlu Sobat Cipres tau bahwa Pendidikan merupakan sesuatu yang sangat penting dan
mengerjakan tugas merupakan bagian dari kewajiban
kita sebagai siswa ataupun mahasiswa. Oleh karena itu, Sobat Cipres dapat memulai kebiasaan untuk
menuliskan semua tugas yang diberikan oleh guru atau dosen pada
sebuah note yang sewaktu-waktu dapat dibuka. Cara ini terbilang
sangat sederhana. Namun, dengan begini Sobat Cipres tidak akan
melewatkan tugas dan deadline yang
diberikan oleh guru atau dosen.
Selain itu, cara ini dapat melatih Sobat Cipres untuk memulai kebiasaan baru agar dapat memenejemen waktu dengan baik.
2. Mempersiapkan diri sebelum ujian
Selain tugas, tentu kata ujian sudah tidak asing lagi di pendengaran kita. Sebagai pelajar ataupun mahasiswa, ujian telah menjadi hal penting yang tidak dapat dipisahkan. Dalam pelaksanaan ujian, terdapat banyak faktor yang dapat berpengaruh terhadap keberhasilan ujian kita nih Sobat Cipres, diantaranya yaitu faktor kesiapan, ketenangan berpikir, fokus, dan sebagainya. Dengan kata lain, apapun dapat terjadi saat ujian berlangsung. Bisa saja ruangan yang terlalu dingin akan mengganggu konsentrasi saat ujian ataupun hal-hal lainnya. Untuk itu, Sobat Cipres perlu dan harus siap menghadapi hal-hal tersebut. Penguasaan yang baik terhadap mata pelajaran yang diujikan pun sangat perlu dilakukan. Dengan memahami materi dengan baik dan belajar sungguh-sungguh tentu akan menambah optimisme dan kesiapan diri kita dalam menghadapi ujian. Nah, kebiasaan- kebiasaan seperti ini Sobat Cipres yang tidak boleh dilewatkan. Kebiasaan seperti ini jika dilakukan secara terus-menerus secara tidak langsung akan membuat kita lebih siap dan semangat untuk menghadapi setiap ujian-ujian dan segala kemungkinan yang ada. Jangan sampai Sobat Cipres tidak melakukan persiapan apapun ya ketika ujian apalagi tidak belajar. Ingat jangan pernah!
3. Jangan menunda
Kebiasaan ketiga yang dapat diterapkan
oleh Sobat Cipres adalah jangan menunda. Dalam
hal ini menunda dapat diartikan secara luas seperti jangan menunda mengerjakan tugas, jangan menunda belajar, jangan
menunda berangkat sekolah atau kuliah, dan masih banyak lagi. Dengan membiasakan diri tidak menunda-nunda setiap perkerjaan yang dilakukan
kita akan menjadi terbiasa untuk gerak cepat dan tidak bermalas-malasan. Karena tentunya, mengerjakan sesuatu dengan
terburu-buru sangat berpotensi untuk menimbulkan kesalahan-kesalahan baru yang justru menyusahkan kita. Perilaku senang
menunda juga akan membuat
Sobat Cipres panik, apalagi jika tiba-tiba ada sesuatu yang terjadi diluar
kehendak kita, contoh kecil seperti
menunda-nunda berangkat sekolah
padahal sudah tau kalau biasanya jalanan rawan macet dihari aktif
lalu kita malah berangkat kesiangan dan berujung terjebak macet hingga dihukum oleh guru dan lain sebagainya.
Nah, gimana nih Sobat Cipres apa udah dapat sedikit gambaran mengenai pentingnya kebiasaan baik bagi kehidupan seseorang? Lalu apa kebiasaanmu
saat ini? Yuk sama-sama memulai menciptakan kebiasaan baik dari diri sendiri!
Find us on:
Instagram:
Tiktok:
Spotify: https://open.spotify.com/show/3jJG8Wnb9ZIZcodTw7ksD8
Penulis: Diva Amalinda Utami



Comments
Post a Comment